BRMP Sayuran Perkuat Diseminasi Teknologi melalui Edukasi Budidaya Sayuran di SMAN 1 Taraju
Tasikmalaya, 30 April 2026 — Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran) kembali menegaskan komitmennya dalam penyebarluasan inovasi dan teknologi pertanian melalui kolaborasi strategis dengan dunia pendidikan. Kali ini, BRMP Sayuran berkolaborasi dengan SMAN 1 Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, dalam kegiatan edukasi budidaya tanaman sayuran yang terintegrasi dalam program penguatan pendidikan karakter.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program kokurikuler berbasis nilai Pancawaluya yang diusung sekolah, yaitu Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer. Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya dibekali pemahaman konseptual, tetapi juga didorong untuk menginternalisasi nilai-nilai karakter melalui praktik nyata, salah satunya kegiatan menanam sayuran.
Dalam kegiatan tersebut, BRMP Sayuran menghadirkan Dr. Eti Heni Krestini, S.P., M.P. sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Dr. Eti menyampaikan berbagai materi terkait teknologi budidaya tanaman sayuran secara komprehensif, mulai dari teknik budidaya yang baik, optimalisasi lahan pekarangan, hingga pengenalan inovasi teknologi pertanian yang adaptif dan aplikatif bagi kalangan pelajar.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dalam dua sesi, yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Antusiasme siswa terlihat tinggi, terutama saat menggali peluang pemanfaatan teknologi pertanian dalam skala sederhana di lingkungan sekolah maupun rumah.
Sebagai penguatan pembelajaran, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penanaman sayuran secara langsung di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi media pembelajaran kontekstual yang tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis siswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan dan pemanfaatan sumber daya lokal.
Mewakili Kepala SMAN 1 Taraju, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Heri Setiawan, M.Pd. menyampaikan bahwa kolaborasi ini memberikan nilai tambah signifikan dalam proses pembelajaran. Selain memperkuat pendidikan karakter, kegiatan ini juga memperluas wawasan siswa terhadap sektor pertanian sebagai bidang yang potensial dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Partisipasi BRMP Sayuran dalam kegiatan ini mencerminkan pelaksanaan tugas dan fungsinya, khususnya dalam diseminasi dan hilirisasi inovasi teknologi pertanian kepada masyarakat. Dengan menyasar generasi muda, BRMP Sayuran berupaya mempercepat adopsi teknologi sekaligus menumbuhkan minat terhadap sektor pertanian sejak dini.
Ke depan, sinergi antara BRMP Sayuran dan institusi pendidikan seperti SMAN 1 Taraju diharapkan dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia pertanian yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing.